SaM’s Life Share

Siapa Peduli?

Posted on: July 8, 2010

Bacaan hari ini: Kejadian 4:1-16
Kejadian 4:1-16
4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.”
4:2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.
4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
4:6 Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”
4:8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.
4:9 Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?”
4:10 Firman-Nya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.
4:11 Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.
4:12 Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.”
4:13 Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.
4:14 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.”
4:15 Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.
4:16 Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.

Ayat mas hari ini: Kejadian 4:9
Kejadian 4:9
4:9 Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?”

Akhir April yang baru lalu, terjadi sebuah peristiwa tragis. Hugo Tale Yax, seorang gelandangan, tertikam senjata tajam karena menolong seorang perempuan yang dirampok di jalanan New York. Sementara ia sekarat di pinggir jalan selama dua jam, tak seorang pun cukup peduli untuk menolongnya. Sebenarnya banyak orang berlalu lalang di situ. Ada yang memotret, memperhatikan, juga mencoba mengangkatnya dari genangan darah, tetapi kemudian meninggalkannya. Ironisnya lagi, peristiwa ini terjadi di kota di mana kantor pusat PBB yang mengurus masalah kemanusiaan berada.

Akhirnya, polisi menemukan gelandangan baik hati itu telah menjadi mayat. Jangan kaget apabila ketidakpedulian itu setua umur manusia di bumi. Ketika Habel sekarat dan darahnya tersembur dari tubuhnya, kakaknya pun tak peduli padanya hingga Habel tewas. Sifat iri hati, mau bersaing, dan mementingkan diri sendiri membuat manusia makin tak peduli pada nilai kehidupan sesamanya. Namun, sekalipun manusia hanya setitik debu di hamparan jagat raya, Allah Sang Pencipta justru peduli pada jerit darah Habel yang tertumpah, pada nyawanya yang meregang ditinggalkan sang kakak, yang lebih kuat, yang seharusnya melindungi adiknya.

Pada zaman modern di mana tingkat persaingan makin tinggi, ketika hati manusia semakin dingin dan lebih mencintai dirinya sendiri, setiap pengikut Kristus dipanggil untuk mendemonstrasikan kasih kepada sesama dalam tindakan nyata. Kepedulian memang tidak menghentikan kejahatan, tetapi bisa memberi kesempatan kepada mereka yang terkapar sebagai “korban ketakpedulian” untuk tetap hidup dan berjuang dengan penuh harapan.

“Saat dunia tampak semakin tidak peduli, anak-anak Tuhan mesti semakin giat mengasihi.”

Penulis: Susanto, S.Th.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Lokasi Pengunjung

Lookup a word or passage in the Bible



BibleGateway.com
Include this form on your page

Calendar

July 2010
M T W T F S S
« Mar    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archives

Traffic

Top rated

Blog Stats

  • 31,266 hits

Blog Catalog

Christian Blogs - BlogCatalog Blog Directory
%d bloggers like this: